Selasa, 21 Mei 2024

EUFORIA KEKELUARGAAN ICIS UIN KHAS JEMBER DALAM KEGIATAN MATARAM 2024 DAN MILAD ICIS KE-16



ICIS UIN KHAS JEMBER kembali merayakan ulang tahun yang ke-16 sekaligus melaksanakan kegiatan tahunan ICIS, MATARAM (Masa Ta’aruf dan Mahabbah). Wisata puncak Badean – Panti menjadi tempat momentum perayaaan MATARAM 2024 dan MILAD ICIS ke-16 pada tanggal 18-19 Mei 2023. MATARAM2024 dan MILAD ICIS ke-16 mengusung tema “Ciptakan Semangat Kebersamaan Tuai Keharmonisan” yang menggambarkan pentingnya sebuah kolaborasi, dukungan, dan persatuan dalam menciptakan keharmonisan di antara individu dan komunitas. Selain itu juga mengajak setiap anggota ICIS untuk saling mendukung, bekerja sama, serta menghargai perbedaan untuk mencapai tujuan bersama. Semangat kebersamaan tersebut menjadi pondasi untuk membangun hubungan yang kuat dan harmonis. Sehingga, setiap anggota ICIS akan merasa dihargai, didukung, dan memiliki peran Ketiga elemen “semangat, kebersamaan dan keharmonisan” merupakan kata yang berkesinambungan yang nantinya akan membentuk energi dan hubungan yang sangat kuat jika disatukan. Harapan lain yang dibawa dalam tema ini adalah anggota ICIS dapat menjadi manusia yang berenergi besar untuk terus berkembang bersama sama melalui keharmonisan antar anggota dan peduli terhadap lingkungan sekitar serta pentingnya dalam mencapai kesuksesan bersama. 

Sebelum pemberangkatan, peserta melakukan check in terlebih dahulu pukul 07.00 sd 08.30 WIB. Pukul 08.40 WIB seluruh panitia dan peserta berangkat menuju tujuan puncak Badean dan sampai sekitar pukul 09.15 WIB. Sesampainya di lokasi, panitia mengarahkan peserta untuk beristirahat terlebih dahulu dan kemudian berkumpul di aula utama acara berlangsung. Pukul 10.00 WIB acara diisi dengan pre-opening yang mana kegiatan tersebut berisikan sharing story seputar perjalanan menuju lokasi dan ice breaking yang dipandu oleh Kak Ghefira dan Kak Audi. Kemudian dilanjut dengan acara pembukaan pukul 11.00 WIB yang dipandu oleh Duo MC, kak Alfin dan Kak Hasna. Sambutan yang pertama disampaikan oleh Kak A. Rozi Al-Hafi selaku Ketua Panitia, sambutan yang kedua disampaikan oleh Kak Ahmad Farid Mukhlis selaku Presiden ICIS dan sambutan yang terakhir disampaikan oleh Bapak Nidzom Hamami Abicandra, M. Pd. I selaku Pembina ICIS I. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu indonesia raya dan MARS ICIS , lalu pemotongan tumpeng dan acara terakhir yakni pelepasan balon sebagai penutup dari rangkaian acara pembukaan. Acara demi berlangsung dengan khidmat.


Kegiatan kedua yaitu ISHOMA kemudian dilanjutkan dengan Meet and Greet yakni acara kumpul per kelompok dan dilanjutkan dengan divisi. Pada kegiatan kumpul perkelompok ini, para peserta diajak oleh penanggung jawab kelompok masing-masing untuk saling mengenal satu sama lain dan juga mempersiapkan penampilan apa yang akan mereka suguhkan untuk acara pentas seni di malam hari. Nah, pada saat kumpul per divisi, setiap Kepala divisi mengajak anggotanya having fun dengan tujuan lebih mengeratkan jiwa kekeluargaan. Sedangkan setelah sholat magrib berjamaah, para peserta dan panitia membaca yasin dan tahlil bersama-sama sebagai wujud doa dan harapan agar ICIS UIN KHAS diumur yang ke 16 ini dapat menjadi lebih baik dan menorehkan banyak prestasi.

Dimalam hari, setelah sholat Isya’ berjama’ah seluruh peserta dan panitia berkumpul kembali di aula utama guna mengikuti kegiatan yang dinanti yakni pentas seni. Penampilan pertama yakni kelompok 4, kelompok Pattimura. Kelompok ini membawakan drama tentang Ibu yang mengandung dan membesarkan anak durhaka. Namun, saat Sang Ibu telah tiada sang anak mengalami kesedihan yang teramat pedih dikarenakan ia tersadar bahwa sosok yang selama ini menyayanginya tanpa masa meninggalkan ia selamanya. Dilanjutkan dengan kelompok lain yang tak kalah sempurna penampilan mereka didepan para audience.

Acara setelahnya yaitu remembering the history of ICIS. Seluruh peserta dan panitia diajak duduk mengelilingi api unggun yang sedang berkobar gemerlapnya malam. Kak Ryoga selaku pemateri menceritakan bagaimana sejarah ICIS ini dapat berdiri sampai sekarang dan tak lupa beliau juga menceritakan masa-masa-masa sulit yang pernah dihadapi oleh ICIS serta para tokoh yang berpengaruh dan lahir di ICIS UIN KHAS. Penutup kegiatan hari itu adalah penayangan film True Spirit yang menceritakan kisah seorang gadis yang melewati berbagai rintangan dan tantangan untuk mencapai cita-cita nya.

Esok paginya kegiatan Mataram tak kalah seru dari kegiatan-kegiatan sebelumnya. Setelah melewati suasana dingin malam, peserta dibangunkan untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah. Matahari perlahan mulai naik, peserta diarahkan untuk melakukan senam bersama guna untuk memelihara kebugaran tubuh. Senam berlangsung sekitar 1 jam dan dipimpin oleh kak Ica dan kawan-kawan. Sebelum beralih pada kegiatan selanjutnya, seluruh peserta dan panitia sarapan bersama ditempat senam sebari menikmati udara pagi yang segar dan suguhan keindahan alam setempat yang asri. Setelah mengisi stamina, peserta diajak untuk bermain gobak sodor dan estafet air. Keseruan terus berlangsung dan membuat panitia merasa cemburu akan keseruan tersebut. Sehingga diakhir kegiatan game, panitia dan dewan konsultan dan kehormatan bermain game estafet air sebagai penutup keseruan game pada pagi hari ini.

Sebelum acara penutupan Mataram 2023 peserta dan panitia dihimbau untuk membersihkan kawasan mereka dan merapikan barangnya masing-masing sebagai persiapan pulang. Pada acara penutupan yang dipandu oleh Kak Ubai dan Kak Audi para pemenang diumumkan. Namun, sebelum penyampaian pengumuman, disampaikan pesan dan kesan dari ketua panitia, kak Rozi dan presiden ICIS, kak Farid. Adapun pemenang-pemenang keseruan Mataram 2024 dan Milad ICIS ke-16, yakni :

  1. Winner Gobar sodor : Kelompok 3 (Rasuna said)
  2. Winner Estafet air : Kelompok 6 (Soepomo)
  3. The Best Performance : Kelompok 2 (Malahayati)
  4. The Best grup : Kelompok 1 (Dewi Sartika)
  5. Best Participant Mataram : Alif Abdullah Faqih

Terakhir foto bersama oleh seluruh peserta dan panitia sebagai dokumentasi momen kegiatan Mataram 2024 dan Milad ICIS ke-16 di Puncak Badean - Panti - Jember

By: Muflih. K

Editor: Kabid & Wakabid Litbang

Selasa, 09 April 2024

MENGENAL ZAKAT FITRAH: KEWAJIBAN DAN MAKNANYA

Ramadhan hampir usai. Saatnya menunaikan kewajiban membayar zakat. Zakat Fitrah adalah salah satu kewajiban yang dimiliki umat Muslim di bulan Ramadan. Zakat ini memiliki tujuan membersihkan diri dan jiwa dari kesalahan dan dosa, serta memastikan bahwa setiap umat Muslim dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebersihan dan kesucian hati. Pada bulan Ramadhan, zakat fitrah dilaksanakan dengan membayar zakat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Zakat Fitrah juga memiliki banyak sekali keutamaan seperti keberkahan dalam harta, membersihkan jiwa, hingga memperkuat solidaritas antar sesama. Sebagaimana firman Allah yang berbunyi:

وَأَقِيمُواْ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُواْ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرۡكَعُواْ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ 

Artinya: Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku' (QS. Al-Baqarah [2]: 43). 

Dalam buku Fiqih Sunnah karya Sayyid Sabiq dijelaskan bahwa Zakat berasal dari bentuk kata "zaka" yang berarti suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Zakat mengandung harapan untuk memperoleh berkah, membersihkan jiwa dan memupuknya dengan berbagai kebaikan. Sementara menurut Peraturan Menteri Agama No 52 Tahun 2014, zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha yang dimiliki oleh orang Islam untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat Islam. Adapun pengertian dari Zakat fitrah (zakat al-fitr) adalah zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa baik lelaki dan perempuan muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan. Zakat fitrah merupakan bentuk kepedulian terhadap orang yang kurang mampu serta berbagi rasa kebahagiaan dan kemenangan di Hari Raya Idul Fitri yang dapat dirasakan semuanya, termasuk masyarakat yang kurang mampu.

Dikutip dari berita detik.com, tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah untuk membersihkan harta dan sebagai penyempurna ibadah puasa karena dengan menunaikan zakat dapat menjadi penutup kekurangan-kekurangan puasa yang kita lakukan seperti kecerobohan dan kelalaian dalam pelaksanaan puasanya, sekalipun disadari maupun tidak. Berikut hadits mengenai tujuan dan manfaat menunaikan zakat fitrah.

زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِينِ

Artinya: "Zakat fitrah sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari omong kosong dan kata-kata kotor, serta untuk memberi makan orang miskin."

Selain itu, dengan menunaikan zakat fitrah juga bertujuan untuk memberdayakan fakir miskin dan golongan penerima zakat lainnya (hamba sahaya, gharim, mualaf, fisabilillah, ibnu sabil, dan amil). Tujuan utama dari Zakat Fitrah adalah untuk membantu mereka yang membutuhkan, terutama saat hari raya Idul Fitri. Dengan membayar Zakat Fitrah, umat Muslim dapat memastikan bahwa saudara-saudara mereka, yang kurang mampu juga dapat merayakan Idul Fitri dengan layak dan bahagia. Selain itu, Zakat Fitrah juga mengajarkan nilai kepedulian sosial dan solidaritas antar sesama.

Besaran zakat fitrah yang dilansir dari BAZNAS.go.id harus dikeluarkan oleh setiap individu sebesar satu sha’ atau setara dengan 3,5 liter makanan pokok yang umum dikonsumsi di daerah setempat, seperti beras, gandum, atau kurma. Nilai zakat fitrah juga dapat diukur dengan nilai uang yang setara dengan harga makanan pokok tersebut. Zakat Fitrah yang terkumpul kemudian didistribusikan kepada yang berhak menerima, seperti fakir miskin, Amil, mualaf, riqab, gharimin, fi sabilillah dan Ibnu sabil. Distribusi ini biasanya dilakukan oleh lembaga-lembaga amil zakat yang telah terpercaya.

Dikutip dari Fiqh Zakat karya Muhammad Sabir membayar Zakat Fitrah memiliki keutamaan besar dalam Islam. Selain membersihkan diri dari dosa, ia juga menjadi salah satu ibadah yang mendatangkan pahala besar di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk membayar Zakat Fitrah sebagai bagian dari kewajiban agama. Zakat Fitrah adalah wujud nyata dari rasa sosial dan kepedulian umat Muslim terhadap sesama. Melalui kewajiban ini, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih peduli, adil, dan saling mendukung satu sama lain, terutama di saat-saat penting seperti Idul Fitri.

Mari kita jadikan Zakat Fitrah sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kesadaran sosial, dan memperkuat keimanan kita dalam menyongsong hari raya yang penuh berkah. Selamat menunaikan ibadah Zakat Fitrah, semoga Allah menerima amal ibadah kita semua. Taqabbalallahu minna wa minkum, Eid Mubarak!

By: Aidatum Muslimah & Mawaddatul Khoiriyah

Editor: Kabid & Wakabid 

Selasa, 26 Maret 2024

Gelar TOOLS dan Buka Bersama, Ketua Bidang : Tahun Ini Adalah Gelaran Paling Meriah dari Tahun Sebelumnya

Institute of Culture and Islamic Studies (ICIS) UIN KHAS Jember menggelar Training Of Organizer and Leadership Skill (TOOLS) dan Buka Bersama di gedung laboratorium Fakultas Dakwah pada Sabtu (23/3).

Acara ini merupakan agenda tetap yang dilaksanakan oleh Bidang Kaderisasi setiap tahunnya di mana pada tahun ini mengusung tema “ Qur’anic Reflections: Uniting Through Leadership and Organization in Iftar Gathering”. Bidang Kaderisasi juga bekerja sama dengan Bidang Public Relation untuk menyukseskan acara yang dimaksud.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Bidang Kaderisasi Maslah Datil Ben mengungkapkan bahwa kegiatan ini selain untuk memeriahkan bulan Ramadhan, merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan serta skill anggota ICIS terkait keorganisasian secara umum, juga sebagai sarana silaturahmi bagi sesama anggota. Maslah juga mengungkapkan bahwa gelaran tahun ini merupakan gelaran yang paling meriah di antara gelaran sekolah kaderisasi di tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau dilihat tahun ini paling meriah juga kesannya buka bersama ini jadi kesempatan buat reuni dengan alumni dan para anggota” ungkapnya.

Acara pertama dimulai setelah zuhur yaitu Khotmil Qur’an yang di selenggarakan oleh seluruh anggota ICIS UIN KHAS JEMBER baik pengurus dan anggota. Kemudian acara dilanjutkan dengan acara inti yakni TOOLS atau Sekolah Kaderisasi yang dilaksanakan dengan dua materi dan empat sesi. Masing-masing materi mendapat dua sesi untuk pemaparan materi dan tanya jawab.

Sesi pertama yakni materi tentang Keorganisasian yang di sampaikan oleh Muhammad Hasbi As Shiddiqi, mantan Ketua Divisi Fahmil Qur’an sekaligus Dewan Konsultan ICIS. Acara berlangsung aktif dan interaktif dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh audiens pada saat sesi tanya jawab. Kemudian sesi kedua yaitu materi tentang Kepemimpinan yang disampaikan langsung oleh Genta Ardhytama Yudha yang merupakan mantan Ketua Divisi Bahasa Arab dan juga Dewan Konsultan ICIS. Acara yang dimoderatori oleh Qamaruz Zaman tersebut mendapat antusias yang baik oleh para audiens.

Agenda dilanjutkan dengan Takjil On The Road atau bagi-bagi takjil oleh seluruh peserta TOOLS dan panitia. Bagi-bagi takjil di pusatkan pada dua titik, titik pertama di depan tugu nama kampus atau jalan segitiga dan titik kedua di gapura sebelah Polsek Kaliwates.

Agenda yang dinanti pun tiba yaitu Buka Bersama oleh seluruh pantia dan peserta yang juga dihadiri oleh Dewan Konsultan dan Dewan Kehormatan. Salat Maghrib Berjamaah dan foto bersama menjadi penutup dari rangkaian acara TOOLS yang dilaksanakan oleh Bidang Kaderisasi serta diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota baru dari berbagai Divisi di ICIS UIN KHAS Jember.


By: Qamaruz Zaman

Editor: Kabid & Wakabid

Minggu, 10 Maret 2024

Hilal Belum Terlihat: 1 Ramadhan 1445 H Jatuh Pada Hari Selasa 12 Maret 2024

Puasa adalah salah satu rukun Islam umat Muslim yang harus dipenuhi. Adapun definisi dari puasa ialah menahan diri dari makan dan minum, mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Banyak sekali keseruan yang hanya terjadi saat bulan ramadhan; ngabuburit, tarawih, berburu takjil dan berbagai keseruan lainnya. Di tahun 2024 ini umat Islam di Indonesia sedang menunggu hasil keputusan sidang isbat Kemenag perihal kapan tepatnya 1 ramadhan.

Dalam sidang isbat di auditorium H. M. Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Minggu (10/3) yang dihadiri oleh tim Kemenag, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, BRIN dan BMKG, menyatakan bahwa awal puasa jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024. Hal ini didasarkan pada posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia yang masih belum terlihat. Adapun sidang isbat dilakukan oleh tim hisab dan rukyat Kemenag sejak jam 17.00 lalu pada Minggu (10/03). 

Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa, 1 Ramadhan 1445 H ialah Senin, 11 Maret 2024. Metode yang digunakan, metode hisab wujudul hilal hakiki. Berdasarkan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 tentang Hasil Hisab Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1445 H. Bulan baru menjelang ramadhan terjadi pada 29 Sya'ban 1445 H atau 10 Maret 2024 M. Pada saat matahari terbenam di Yogyakarta hilal sudah wujud. Pun di wilayah Indonesia, bulan berada di atas ufuk kecuali Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Barat Daya. Maka, tanggal 1 ramadhan adalah keesokan harinya. Tepatnya tanggal 11 Maret 2024.

Meskipun terjadi perbedaan dalam penetapan tanggal 1 ramadhan antara NU dan Muhammadiyah, Menag Yakut Cholil Qoumas, menghimbau kepada umat Muslim untuk tetap menjaga tali persaudaraan dan toleransi.

Berikut Edaran Menag No SE. 1 tahun 2024 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi:

  1. Umat Islam diimbau tetap menjagi ukhuwah islamiyah, meski ada perbedaan dalam penetapan 1 ramadhan.
  2. Umat Islam menunaikan ibadah puasa dan Idul Fitri sesuai dengan syariat Islam.
  3. Umat Islam dianjurkan untuk mengisi dan meningkatkan syiar pada bulan Ramadan dengan tetap mempedomani Surat Edaran Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.
  4. Umat Islam diimbau untuk melaksanakan berbagai kegiatan di masjid, musala, dan tempat lain dalam rangka syiar Ramadan dan menyampaikan pesan-pesan taqwa serta mempererat persaudaraan sesama anak bangsa.
  5. Takbiran Idul Fitri dilaksanakan di masjid, musala, dan tempat lain dengan ketentuan mengikuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.
  6. Takbir keliling dilakukan mengikuti ketentuan pemerintah setempat dan aparat keamanan dengan tetap menjaga ketertiban, menjunjung nilai-nilai toleransi, dan menjaga ukhuwah islamiyah.
  7. Salat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah/2024 Masehi dapat diadakan di masjid, musala, dan lapangan.
  8. Materi ceramah Ramadan dan Khutbah Idul Fitri disampaikan dengan menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah, mengutamakan nilai-nilai toleransi, persatuan dan kesatuan bangsa, serta tidak bermuatan politik praktis sesuai dengan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 09 Tahun 2023 tentang Pedoman Ceramah Keagamaan.
  9. Mengimbau kepada umat Islam untuk lebih mengoptimalkan zakat, infak, wakaf, dan sedekah di bulan Ramadan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan umat.

Marhaban ya Ramadhan. Semoga kita dapat menjalankan ibadah puasa dengan penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT.


By: Rofidatul Ulum

Editor: Kabid & Wakabid

Sabtu, 02 Maret 2024

MENGINTIP KHIDMATNYA PERGABA’23- THE MINERS - ICIS UIN KIAI HAJI ACHMAD SHIDIQ JEMBER




Sabtu, 02 Maret 2024 ICIS UIN KHAS JEMBER kembali mengisi kemeriahan kampus tercinta. ICIS UIN KHAS mengadakan agenda tahunan mereka, yakni PERGABA (Perekrutan Anggota Baru). PERGABA’23 kali ini mengusung tema The Miners yang berasal dari kata “miner” yang memiliki arti “penambang". Tema ini memiliki filosofi bahwa anggota baru ICIS merupakan para penambang hebat yang bergerak maju ke dalam “goa” untuk mencari permata yang sempurna. Dalam artian lain setiap anggota baru icis yang bergabung dapat menggali minat, bakat, serta potensi yang mereka miliki sesuai bidang yang telah mereka pilih. Anggota baru ICIS merupakan mahasiswa-mahasiswa yang terpilih untuk mengasah kemampuan-kemampuan hebat mereka bersama seluruh anggota ICIS UIN KHAS JEMBER. Sehingga, Ketika mereka sampai di "goa” mereka sudah siap menggali permata. ICIS UIN KHAS JEMBER dianalogikan sebagai goa yang menampung cita-cita mulia yang disimbolkan dengan permata yang sempurna. Tak salah jika “Diamond” merupakan simbol yang tepat untuk tema ini karena diamond merupakan permata yang sangat berharga dan bernilai tinggi. Hal tersebut menggambarkan bahwasannya anggota baru ICIS diharapkan menjadi manusia yang baik, berharga dan bervalue tinggi serta berprestasi. Warna utama atau warna yang dominan adalah warna “Biru” mewakili langit dan laut, dan dikaitkan dengan ruang terbuka, kebebasan, intuisi, imajinasi, luas, inspirasi, dan kepekaan. Selain itu, biru juga mewakili makna kedalaman, kepercayaan, kesetiaan, ketulusan, kebijaksanaan, stabilitas, iman, surga, dan kecerdasan. Sehingga, makna dari tema kali ini memberikan sebuah harapan besar bagi anggota baru ICIS UIN KHAS JEMBER agar menjadi sosok insan mulia yang tanpa letih menggali kemampuan-kemampuan mereka dan mengembangkan potensi diri agar menjadi sosok hebat yang berprestasi di bidang akademik dan ilmu qur’ani yang berlandaskan iman, ikhsan dan ihwan.

Pergaba’23 dilaksanakan di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) lantai 3 yang dihadiri oleh beberapa tamu undangan diantaranya, pembina icis, dewan konsultan, tamu kehormatan serta 211 peserta dari seluruh divisi. Acara dimulai pada pukul 09. 00 WIB dan dibuka oleh MC 3 bahasa kebanggan ICIS UIN KHAS JEMBER yang penampilannya sangat memukau dengan performa yang sangat spektakuler yang tentunya menggambarkan semangat tinggi yang dimiliki oleh seluruh anggota ICIS UIN KHAS JEMBER. Acara selanjutnya yakni pembacaan ayat suci Al-qur’an, kemudian diisi dengan sambutan-sambutan, sambutan pertama disampaikan oleh ketua panitia yaitu Farah Fauziyah Firdaus, dilanjutkan sambutan kedua yang disampaikan oleh Presiden ICIS UIN KHAS JEMBER, Ahmad Farid Mukhlis. Sambutan terakhir disampaikan oleh Pembina ICIS UIN KHAS JEMBER yaitu Ustadz M. Nidhom Hamami Abicandra M. Pd. Sesi sambutan telah berlalu, selang beberapa waktu masuk pada acara inti yang ditunggu-tunggu yaitu pengukuhan anggota baru yang diwakili oleh Ustadz Nidhom untuk melakukan pengucapan janji yang kemudian diikuti oleh para anggota serta pemakaian jasket icis yang diwakili oleh anggota baru dari setiap divisi simbolis telah diterimanya mereka sebagai keluarga ICIS UIN KHAS JEMBER.

Masuk pada sesi selanjutnya yaitu acara penampilan setiap divisi yang dipandu oleh 2 host kece, yakni Jayyid dan Nurul Hasanah yang menemani para peserta dalam acara pergaba’23. Peserta juga diajak berbincang santai tentang perasaan dan kesan mereka menjadi anggota baru ICIS UIN KHAS JEMBER. Tak hanya itu, peserta juga disuguhkan dengan pertunjukan PENSI (PENTAS PRESTASI) sebagai pengenalan dan hiburan oleh pengurus dan anggota ICIS. PENSI yang pertama dipersembahkan oleh divisi Bahasa arab yang menampilkan sebuah drama yang mengisahkan cerita tentang Dewi Masyitoh dan Fir’aun yang mana, pada saat itu Fir’aun murka mengetahui bahwa Dewi Masyotoh menyembah Allah SWT bukan dirinya. Penampilan kedua dilanjutkan oleh divisi kaligrafi yang menjelaskan sejarah dan biografi singkat tokoh terkemuka yang berkecimpung dalam divisi kaligrafi, serta menampilkan macam-macam khat dalam kaligrafi. Penampilan ketiga dari divisi tahfidz yang memaparkan sambung ayat dan hifdzil qur’an. Persembahan selanjutnya oleh fahmil qur’an yang menyajikan syarhil qur’an dengan tema politik Indonesia, kemudian disusul oleh divisi tilawah yang mendinginkan Gedung Kuliah Terpadu dengan gema wahyu Ilahi. Penampilan terakhir ditutup oleh persembahan epic dari divisi Bahasa Inggris yang menggambarkan kondisi negara Palestina dengan sebuah mini drama. Kibaran bendera Palestina diiringi lagu Atouna El Toufoule yang berkumandang mampu menusuk relung hati penonton karena penampilan tersebut sangat amat menyerupai apa yang saudara kita alami disana.

Acara PENSI selesai. Dilanjutkan dengan penyerahan hadiah pada anggota baru yang berhasil membuat video terbaik ketika menyanyikan Mars icis uin khas jember, mereka adalah Alfito Attur Nurfath dan M. Yusrizal Lifianto. Disusul dengan pengumuman peserta terbaik pada setiap divisi, yakni:

1) Bahasa arab : Nadhiva qulba

2) Bahasa Inggris : Alif abdullah faqih

3) Tahfidz : Zilla zainati arifah

4) Tilawah : Zuhriyatul Hariroh

5) Kaligrafi : Rosidah Halimatul Millah

6) Fahmil : Mirzana intan rahmasari

Masuk pada sesi selanjutnya yakni pembacaan do'a yang juga menandai berakhir sudah seluruh rangkaian acara pengukuhan para anggota baru ICIS UIN KHAS JEMBER. Sebelum meninggalkan tempat, para anggota baru diharuskan berkumpul didepan pentas bersama anggota divisinya masing-masing untuk sesi dokumentasi.


By: Yuly Navisa dan Alda Karunia

Editor: Kabid & Wakbid






Senin, 19 Februari 2024

4 PRINSIP DEBAT YANG WAJIB KAMU KETAHUI!

 


Debat, seperti sebuah jembatan, menghubungkan beragam pandangan dan pemikiran. Jembatan ini menjadi tempat memperdebatkan dan memperluas pemahaman tentang suatu topik atau isu, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta memperoleh sudut pandang baru yang diterima kedua belah pihak. Debat dilakukan oleh siapa saja secara umum, dalam proses hukum, kalangan pemerintah dan kepentingan perlombaan. For your information ICIS UIN KHAS JEMBER menyediakan ruang buat kamu yang suka debat loh. Selain itu ICIS UIN KHAS JEMBER, juga memberikan benefit bagi para pencinta lomba debat. Tidak bisa dipungkiri debat dapat berpontensi arena konflik jika tidak dibangun dengan dasar prinsip-prinsip menghargai integritas, saling menghargai dan keadilan.

 1.    Menghargai Keragaman

Debat harus didasari dengan sikaf inklusif. Jika setiap pihak memiliki sikap inklusif maka akan tercipta sikap menghargai. Sangatlah penting setiap pihak menghormati dan mempertimbangkan pandangan yang beragam, bukan mencoba menjatuhkan dan menindaskan pihak lain. Dalam sebuah debat tentunya akan kaya dengan berbagai ide-ide yang membentuk landasan sehingga akan tumbuh pemikiran-pemikiran yang berkelanjutan. Jika salah satu pihak tidak memiliki sikap inklusif maka debat tidak akan mendapatkan hasil, hanyalah rasa keegoisan mengutamakan pandangan sendiri.

2.  Mengutamakan Etika

Etika berkomunikasi sangatlah penting dalam debat. Debat yang berkualitas akan menekankan pentingnya berperilaku sopan, memanipulasi dan tidak mengutik persoalan pribadi. Sejak debat capres dan cawapres 2024, etika komunikasi dalam debat sering dibincangkan. Salah satu capres dan cawapres 2024 dalam debatnya menyinggung persoalan pribadi capres dan cawapres 2024. Hal inilah kemudian menjadi sorotan publik tentang standar kualitas dalam debat. Menghargai lawan debat dan mencari kebenaran merupakan inti dari debat yang bermakna dan bernilai.  

 

3.  Membangun Argumentasi

Selain menghargai keragaman dan mengutamakan etika dalam debat, harus ada argument yang kuat dan dapat dibuktikan. Argumentasi yang kuat menjadi pondasi suatu jembatan. Seperti jembatan, jika bukan dari semen dan beton yang berkualitas maka jembatan itu akan mudah rapuh dan tidak bertahan lama. Pondasi berupa menanamkan silinder beton hingga ke lapisan yang keras akan menjadi pertukaran pandangan yang substansial.

 

4.  Keterampilan Berpikir Kritis

Tidak hanya argument yang kuat, keterampilan berpikir kritis juga tak kalah pentingnya. Selain mempertanyakan asumsi, menghadirkan dan mengevaluasi bukti, debat menjadi ajang mengembangkan kemampuan individu untuk mengungkapkan pandangan secara rinci, logis dan berdasarkan bukti. Setelah pondasi proses pembangunan jembatan selanjutnya oprit jembatan. Oprit jembatan ini akan menjadi penghubung jembatan sehingga menjadi jembatan yang utuh. Eits jembatan penghubung belum selesai lho. Setelah pekerjaan oprit jembatan selanjutnya pembuatan drainase pada jembatan dan pengujian loading test jembatan.

Membangun Jembatan Penghubung

Pada akhirnya, debat yang baik tentang jembatan penghubung yang terbuat dari pondasi yang kuat, serta oprit jembatan dan drainase jembatan. Bahan dasar baja dan beton menjadi standar kualitas jembatan penghubung. Debat merupakan ruang dimana tempat pertukaran-pertukaran ide berlangsung, memperkaya pemahaman, dan menghargai keragaman. Hanya dengan membangun jembatan penghubung, kita dapat menemukan jalan pemisah keragaman.


By: Nurul Hasanah

Editor: Kabid & Wakabid

Minggu, 03 Desember 2023

Palestina Butuh Kita

 

Pemicu awal konflik antar Palestina dan Israel adalah perebutan tanah hak milik Palestina. Pemicu ini kemudian terjadilah penjajahan kemanusiaan yang dilakukan oleh biadab Israel. Kekerasan, ancaman, dan pembunuhan sudah menjadi hal yang biasa di Palestina. Di mulai dari tahun 1967 hingga sekarang Israel menjajah Palestina tanpa ampun. Ratusan nyawa dan bangunan hancur diserang Israel. Hujan roket dan ledakkan bom menjadi hal biasa. Penjajahan kemanusiaan Israel terhadap Palestina menyebabkan perekonomian memburuk parah, bahkan kelaparan dimana-mana. Masyarakat Palestina hanya mengandalkan bantuan dari negara lain untuk bertahan hidup. Namun masyarakat Palestina tidak tinggal diam, mereka terus berjuang untuk mempertahankan tanah airnya. Mereka memilih untuk berjuang atau mati syahid.

Tidak tinggal diam Palestina melakukan penyerangan pada tanggal 7 Oktober 2023 dengan mengirimkan ribuan roket ke Israel. Penyerangan ini membuat Israel geram dan melakukan penyerangan balik, yang menyebabkan korban jiwa terus bertambah. Banyak sekali korban jiwa terutama perempuan, anak kecil, balita hingga bayi pun menjadi korban.

Penyerangan Israeterhadap Palestina sebagai bentuk perlawanan dianggap sebagai teroris oleh Amerika Serikat. Jika melihat dari siapa yang paling kejam? Israel lah yang paling kejam, puluhan tahun masyarakat Palestina dijajah dan tertindas. Begitu sebaliknya ketika Israel menyerang, menindas, membusur, membunuh, membantai masyarakat Palestina, Amerika Serikat hanya terdiam. Amerika Serikat seringkali menyebut dirinya sebagai negara yang menghargai nilai-nilai keadilan, mencegah penindasan, ini tidak berlaku pada Palestina.

Dikutip dari CNBC Indonesia penyerangan Palestina oleh Hamas terhadap Israel telah memakan korban 600 jiwa warga Israel, 2.000 terluka dan ratusan lainnya disandera oleh Hamas. Hamas adalah salah satu gerakan pejuang kemerdekaan Palestina. Palestina termotivasi untuk menyerang Israel salah satu sebabnya ialah ingin menggagalkan normalisasi Arab Saudi dengan Israel. Perlawanan Hamas ini mematahkan mitos yang katanya tentara Israel paling baik dan tangguh.

Penjajahan kemanusiaan Israel terhadap Palestina selama bertahun-tahun tidak kunjung selesai. PBB, WHO dan organisasi internasional lainnya tidak turut ikut campur, ini sangat dipertanyakan, tidak perlu memandang ideologi atau agama, cukup menjadi manusia yang peduli sesama. Tidak ada lagi Hak Asasi Manusia di Palestina, semua dihancurkan oleh Israel. Ketika penderitaan yang dirasakan oleh saudara kita Palestina, sangatlah wajar jika mereka melakukan perlawanan. Palestina berjuang untuk mendapatkan hak-haknya kembali, Palestina ingin hidup bebas dan damai tanpa harus adanya penindasan.

Bertepatan hari santri 22 Oktober 2023 Israel kembali melakukan penyerangan udara di Gaza. Puluhan mayat terlentang di depan halaman masjid Al Aqsa. Tidak sampai di sini penyerangan kembali di sebuah rumah di Gaza. Penyerangan terus digalakan oleh Israel tidak tau sampai kapan. Ini salah satu balasan Israel terhadap serangan palestina kepada Israel Minggu lalu. Dikutip dari detikjateng.com untuk memperingati hari santri nasional, para santri menggelar salat gaib untuk saudara kita palestina di yayasan perguruan Islam monumen Mujahidin Bageng, kecamatan Gembong, kabupaten Pati, Jawa Tengah. Salat gaib dilaksanakan pukul 07.30 WIB yang 2 dipimpin oleh kiai Ahid Nabhan selaku pengasuh pondok pesantren Mujahidin Bageng. Shalat gaib ini dilakukan sebagai bentuk prihatin kepada masyarakat Palestina yang tertindas oleh biadab Israel.

Penderitaan masyarakat Palestina akibat kebiadaban Israel, ada banyak orang-orang yang berhati mulia dan simpati turut memberikan bantuan. Salah satunya masyarakat Indonesia yang selalu konsisten membantu Palestina. Dukungan masyarakat Indonesia berupa pengumpulan dana, membangun rumah sakit di Gaza, bahkan terjun langsung membantu masyarakat Palestina. Dan beberapa masyarakat Indonesia yang melakukan kegiatan kemanusiaan di Palestina, mati syahid dalam tugasnya.

Bukan hanya Indonesia, ada banyak bentuk dukungan-dukungan Palestina. Dikutip dari CNBC Indonesia, dalam laga Liverpool vs Everton penonton mengibarkan bendera Palestina sebagai wujud solidaritas untuk masyarakat Palestina. Selanjutnya dikutip dari liputan6.com demostran pro palestina membanjiri jalanan menuju gedung kongres Amerika Serikat menuntut diakhirinya aksi militer Israel di Gaza. Kemudian dikutip dari sindonews.com seorang Khamzat Chimaev meminta izin kepada Ramzan Kaydrov untuk menyerahkan dirinya berperang untuk Palestina. Dan banyak lagi aksi-aksi lainnya yang mendukung saudara kita di Palestina.

Lantas mengapa kita harus membela saudara kita di Palestina?

Penjajahan Israel terhadap Palestina sangat erat kaitannya dengan hak asasi manusia dan keadilan. Tidak perlu menjadi muslim cukup menjadi manusia yang peduli terhadap sesama. Tujuan dari pembelaan ini untuk mengakhiri penjajahan Israel terhadap Palestina. Kita sebagai umat Islam dan manusia sebagai pendukung keadilan memiliki tanggung jawab moral untuk membantu, membela dan mendukung Palestina untuk menjadi negara yang merdeka, negara yang berdaulat dan negara yang independen. Tidak hanya itu, kemerdekaan Indonesia yang pertama kali diakui oleh dunia adalah Palestina. Palestina mendukung kemerdekaan kita. Untuk itu, mengapa masih dipertanyakan? Ada banyak dukungan yang telah dilakukan jadi tunggu apa lagi?

Dalam kitab suci Al-Qur’an penjajahan kemanusiaan Israel terhadap Palestina tercatat dalam firman-Nya surat Al-A’raf ayat 137 yang berbunyi : Dan kami pusakakan kepada kaum yang telah tertindas itu, negeri-negeri bagian timur bumi dan bagian baratnya yang telah kami beri berkah padanya. Dan telah sempurnalah perkataan Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka. Dan Kami hancurkan apa yang telah dibuat Fir’aun dan kaumnya dan apa yang telah dibangun mereka. Dari banyak nya dukungan-dukungan untuk saudara kita palestina yang telah dilakukan, tentunya terbuka lah hati kita untuk turut serta membantu dan mendoakannya. Untuk itu mari kita berdoa untuk saudara kita di Palestina.


By : Nurul Hasanah

Editor : Kabid & Wakabid

Kisah Sukses di Balik Acara Ma'rifah Jilid VIII, Tidak Hanya Untuk Menang Tapi Juga Tentang Belajar dan Terus Berkembang

Sukses opening Ma'rifah Jilid VIII di gelar, enam hari setelahnya perlombaan Ma'rifah Jilid VIII di laksanakan pada tanggal 17 Novem...